Make your own free website on Tripod.com

 

 


Browser yang Anda gunakan, dengan resolusi berjalan dengan sangat baik di situs ini

 

Halaman Utama | Home | Blog | Tentang Kami | Berita Terbaru | Catatan Harian FPKM |  Program Kerja dan Jadwal Kegiatan

 Majalah Digital FPKM  | Artikel |Kumpulan Artikel | CD Kompilasi | Mailing list | Alamat Situs Penting | Buku

 Panduan Menulis | Link Perpustakaan Digital Dunia | Surat Kabar | Majalah | Televisi | E-book Gratis

 


ARTIKEL INFO TIPS

 Silahkan pilih artikel yang ingin dibaca dengan mengklik nomor artikel berikut :

1   2   3   4   5    

Catatan Harian Acara Kumpul-Kumpul Forum Penulis Kota Malang

 

Artikel 1

Tips menulis bagi pemula

Oleh :  Haryo Bagus Handoko

 Bagi Anda yang ingin memulai menulis sebagai karir utama atau sekedar hobi untuk mengisi waktu luang, berikut ini beberapa tips yang mungkin akan membantu Anda.  Tulisan ini dibuat bukan untuk maksud sok menggurui, tapi dibuat sekedar untuk berbagi pengalaman dengan para pembaca yang berkeinginan untuk menekuni dunia tulis menulis.  Penulis artikel ini yakin bahwa banyak di antara pembaca yang mungkin membaca artikel ini jauh lebih mahir dan lebih mumpuni pengetahuan dan keahliannya dalam bidang tulis menulis.  Baiklah berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dan bisa dijadikan pedoman untuk memulai sebuah tulisan.

1.       Tetapkanlah suatu ide dasar / tema dari tulisan Anda.  Kembangkan ide tersebut dalam suatu kerangka pemikiran / kerangka tulisan, yaitu buatlah semacam skema / bagan alur mengenai tulisan yang hendak dibuat.  Banyak orang yang menyebut skema ini dengan “PARADIGMA TULISAN”.

2.       Setelah membuat skema / paradigma tulisan, mulailah lakukan sedikit riset (banyak juga akan semakin bagus).  Riset bisa berawal dari tulisan di buku-buku, berita di televisi, artikel-artikel yang menunjang baik di koran maupun dari internet.  Riset juga bisa pula didukung dengan informasi dari narasumber, yaitu orang yang berkompeten di bidang kajian yang akan menjadi bahan penulisan kita. Pengambilan data dari narasumber bisa dengan metode random sampling (metode pemilihan narasumber/responden secara acak), snowball sampling (metode pemilihan narasumber/responden dari mulut ke mulut, dimana jumlah responden akan bertambah banyak ; misal kita datangi si A, lalu kita wawancara, kita mintai pendapatnya tentang topik yang akan menjadi bahan tulisan kita, lalu kita tanyai si A, siapa lagi yang bisa kita datangi untuk kita mintai informasi.  Misalnya si A menyebutkan nama teman-temannya yang juga ahli di bidang itu, misalnya si B, si C dan si D.  Maka selanjutnya kita datangi si B, si C dan si D untuk mengorek keterangan lebih lanjut, demikian seterusnya hingga jumlah responden semakin lama semakin banyak dan data/keterangan serta informasi yang kita butuhkan semakin valid dan teruji kebenarannya).  Bisa juga kita melakukan survei, seluruh responden/narasumber yang berkompeten dalam bidang tersebut (100% semuanya kita wawancarai) kita minta keterangan tentang topik yang akan menjadi bahan tulisan kita.  Metode survei ini meskipun bisa menghasilkan data awal yang cukup valid, namun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.  Dari ketiga metode pengumpulan data di atas, terserah kepada pembaca untuk memilih mana yang terbaik.

3.       Dari hasil riset dan wawancara dengan nara sumber, mulailah untuk memilah-milah dan melakukan penggolongan informasi tersebut dalam beberapa kategori.  Tiap versi yang berbeda dari hasil riset belum tentu salah 100%, namun perlu kita telaah lebih jauh dan kita lakukan analisa berdasarkan cara berpikir secara sistematis dan logis.  Mungkin saja potongan-potongan informasi tersebut merupakan secuil saja dari sejumlah besar informasi yang bila kita gabung-gabungkan dan kita analisa secara mendalam akan menghasilkan suatu gambaran global (the big picture) dari suatu masalah / topik yang akan kita bahas.  Bahasa sederhananya, yaitu kita ibaratnya mencari potongan-potongan informasi seperti halnya kalau kita mengumpulkan potongan kepingan gambar dalam permainan puzzle, lalu kita akan satukan potongan-potongan kecil itu pelan-pelan (gak usah terburu-buru, karena hasilnya tentu kurang bagus dan bisa saja analisa kita menjadi salah dan tulisan kita tidak valid), hingga akhirnya kita akan memperoleh hasil akhir yaitu gambar utuh yang bisa kita pahami.  Ooo ternyata ini gambar sapi toh ?  Kalau kita melihat sesuatu hanya sepotong sepotong lalu buru-buru kita lakukan analisa tentu analisa kita bisa saja salah bukan ?

4.       Dalam melakukan pembahasan dalam tulisan kita (memulai menulis), bisa saja kita membahas mulai dari hal-hal yang global dulu, baru kemudian sampai ke hal-hal yang kecil/detil.  Namun bisa juga kita mulai dari hal-hal yang kecil (potongan-potongan informasi yang berhasil kita kumpulkan) baru kita satukan dan kita bahas hingga kita bisa menyimpulkan gambaran global / keseluruhan pandangan dari suatu masalah (misalnya, dari pembahasan mengenai, buntut, kaki, perut, kepala, telinga, mulut, mata dan hidung, akhirnya kita sampai pada pembahasan mengenai makhluk apa yang kita bahas tadi.  Ooo ternyata ini sapi !).  Metode pembahasan dan penulisan mulai dari hal-hal kecil / potongan-potongan informasi yang kemudian disatukan dalam suatu kesimpulan akhir tentang sesuatu itu,  biasa kita temui dalam tulisan-tulisan novel atau bahkan film misteri yang kita tontong di bioskop atau televisi.

5.       Mengenai alur waktu kita bercerita (misal dalam penulisan cerpen atau novel), bisa kita menggunakan alur runtut (dari awal sampai akhir waktunya urut dan runtut/berkesinambungan), flash back (penceritaan dimulai dari bagian akhir dulu, kemudian baru diceritakan dari awal asal mula kok bisa terjadi seperti yang di bagian akhir itu), atau bahkan alur cerita gabungan antara alur cerita yang urut dengan alur cerita yang flash back.  Namun alur cerita gabungan, bila kita tidak pandai-pandai mengolah kata dalam tulisan kita, bisa-bisa kita malah membingungkan para pembaca (ingat tidak semua pembaca yang membaca tulisan yang kita buat adalah orang dengan kecerdasan yang mencukupi, karena mungkin saja ada beberapa dari mereka yang agak telmi/telat mikir.  Oleh sebab itu lebih baik tulisan dan gaya bercerita atau penyajian tulisan kita seharusnya dibuat sesederhana mungkin dan bisa dimengerti oleh semua orang.  Hindari bahasa-bahasa para pejabat yang pakai istilah-istilah adaptasi dari bahasa asing yang sok keren, pakailah istilah dalam bahasa Indonesia yang mudah dimengerti).

6.       Mengenai gaya bercerita, sebaiknya kita memakai gaya bercerita kita sendiri, dengan kata-kata yang sederhana, mudah dimengerti, pembahasan jangan terlalu berbelit-belit, pakailah perumpamaan-perumpamaan yang mudah untuk menjelaskan sesuatu yang mungkin sedikit rumit, sehingga dengan adanya perumpamaan itu para pembaca bisa terbantu untuk memahami apa yang kita maksud.  Dalam menulis, sebaiknya kita tidak perlu terlalu kaku dalam hal pemilihan diksi (pemilihan kosa kata), bisa saja kita pakai bahasa gado-gado (Indonesia-Jawa), walaupun tidak selalu disarankan.  Pendek kata, kita menjadi diri sendiri saat kita menulis sesuatu.  Jangan pernah berusaha meniru gaya bercerita orang lain dari tulisan tertentu yang pernah kita baca.  Tiap orang adalah pribadi yang unik, yang memiliki ciri khas dan tentu saja cara bercerita dan cara penyampaian isi pikirannya tentu akan berbeda-beda.  Justru dengan ciri khas gaya penulisan dan cara bercerita kita yang unik itulah, maka akan menjadi semacam kekhasan kita (bahasa kerennya “trade mark kita”).  Seperti halnya dalam dunia musik, setiap penyanyi tentu punya style/gaya dan penampilan serta genre (tema musik) yang tersendiri.

7.       Tema apa yang bisa kita sajikan dalam tulisan kita ? Mulai saja dengan menulis sesuatu yang sederhana yang ada di sekeliling kita.  Para penulis bisa saja mengambil topik mengenai pengetahuan ilmiah, pengetahuan umum, hobi dan ketrampilan, tutorial perbengkelan/otomotif, keagamaan, pengalaman hidup yang membawa hikmah, tutorial memasak, tutorial komputer, tutorial HP, tutorial bercocok tanam/tanaman hias, tutorial desain atau bahkan tentang tips dan tutorial mengenai tata rias kecantikan, berbagai macam humor seputar dunia sekolah, kekonyolan teman, kehidupan di rumah, diri kita sendiri, atau bahkan obyek benda mati yang paling remeh sekalipun (sebagai obyek penderita yang kemudian dianggap seakan-akan sebagai makhluk hidup yang mempunyai perasaan dan emosi.  Di situlah kemampuan kita untuk menceritakan segala hal maupun kejadian yang terjadi di sekitar obyek benda mati tersebut, sehingga seakan-akan obyek benda mati tersebut sebagai saksi hidup yang bisa menceritakan segala hal yang terjadi dari sudut pandang si benda mati itu. Dengan kata-kata dan diksi yang tepat dan berkesan lugu dan polos, untuk menggambarkan setiap kejadian dan berbagai hal yang terjadi maka semua gambaran ilustrasi dalam bentuk cerita itu sudah bisa disebut sebuah karya cerita pendek yang cukup unik).  Baiklah, misalnya saja kita tetapkan saja kertas tissue toilet sebagai obyek yang akan kita bahas.  Kita pura-puranya memposisikan diri kita sebagai kertas tissue toilet tersebut, lalu kita bisa berangan-angan/membayangkan dan tentu saja berimajinasi  apa saja yang akan dilakukan orang dengan kertas tissue toilet tersebut.  Tentu saja akan muncul berbagai “versi” cara orang menggunakan kertas tissue toilet tersebut, dan bahkan mungkin ada orang yang tidak menggunakan kertas tissue toilet itu sebagaimana fungsinya.  Kita bisa juga membayangkan dan membahas tentang berbagai tipe orang yang masuk ke kamar kecil / toilet (tempat kertas tissue itu berada), mulai dari orang yang lemah lembut, grusa-grusu, sampai orang yang jorok sekalipun. Semakin unik dan semakin polos kita menggambarkan sesuatu yang berhubungan dengan kertas tissue dengan orang-orang yang menjadi pengunjung toilet, serta semakin kita bisa membawa pembaca untuk lebih “menghayati” akan “penderitaan” si kertas tissue, berarti tulisan kita sudah cukup komunikatif dengan para pembaca. 

8.       Bagi penulis yang tema tulisannya lebih banyak ke masalah teknis atau tutorial mengenai suatu topik tertentu, misalnya tentang Hand Phone atau komputer, tulisan tentang resep masakan, atau yang lainnya, sangat disarankan agar tulisan sebaiknya diberi ilustrasi/gambar pendukung baik gambar buatan tangan ataupun mungkin foto-foto pendukung yang “bisa memberikan gambaran” kepada para pembaca agar tulisan kita lebih komunikatif dan interaktif dengan para pembaca yang mungkin masih awam.

9.       Jangan terlalu tegang dan takut salah, santai saja saat kita akan memulai menulis tentang sesuatu.  Biasakan membawa buku/notes kecil atau bahkan beberapa helai potongan kertas dan bolpoin kemanapun kita pergi.  Atau bahkan mungkin flash disk bagi yang mampu membelinya,  Siapa tahu kita bertemu dengan hal-hal yang bisa menjadi ide untuk bahan tulisan kita, maka kita akan dengan mudah membuat poin-poin penting yang bisa dicatat di selembar kertas yang kita bawa tadi.  Atau bahkan orang / kenalan yang membawa laptop yang berisi data-data/bahan-bahan yang bisa mendukung isi tulisan kita, jadi kalau kita membawa flash disk, kita bisa meminta ijin untuk mengcopy file-file data pendukung yang mungkin dimiliki orang/teman kita di komputer laptopnya. Saat menulis jangan pernah membatasi sampai berapa halaman isi tulisan kita, karena biasanya para editor di koran, majalah atau penerbit pasti akan selalu mengedit tulisan kita.  Dalam banyak kasus, tulisan kita yang semula pendek bisa disulap oleh penerbit menjadi tulisan yang sangat panjang dan detil, atau bahkan sebaliknya.  Ini sesuai dengan pengalaman penulis artikel ini yang pernah mengirimkan naskah tulisan ke majalah HAI dan majalah INFO KOMPUTER.  Di majalah HAI, artikel humor penulis yang saat itu panjangnya satu setengah halaman, bisa disulap oleh editor majalah HAI menjadi cukup dua alinea saja tanpa mengurangi makna isinya.  Di majalah INFO KOMPUTER, naskah artikel penulis yang semula hanya tiga perempat halaman bisa disulap oleh redaksi/editor majalah INFO KOMPUTER menjadi dua halaman penuh yang dilengkapi pula dengan ilustrasi foto capture dari layar desktop komputer. 

10.    Jangan pernah memperkirakan atau mematok harga mati berapa honor yang seharusnya kita terima, karena tiap media cetak atau penerbit memiliki patokan harga yang berbeda-beda.  Ada yang memberikan patokan honor berdasarkan jumlah artikel / topik artikel yang dimuat (dimana per artikel dihargai  mulai dari Rp 80.000,- s/d Rp 100.000,- ; ini untuk media dalam negeri/Indonesia.  Media asing seperti beberapa majalah di Australia dan Amerika bahkan bisa memberikan honor yang lebih tinggi yaitu antara Rp 500.000,- hingga Rp 1.000.000,- per artikel yang dimuat ; nominal mata uang sebenarnya dalam dolar dan tentu saja setelah ditransfer ke rekening kita akan berubah menjadi rupiah).  Ada pula beberapa media majalah yang memberikan patokan honor berdasarkan jumlah halaman cetak jadi yang dimuat di majalah tersebut dimana per halaman untuk tulisan yang dimuat dihargai antara Rp 70.000,- s/d Rp 100.000,-.  Jadi kalau tulisan artikel kita yang tadinya pendek karena diketik dalam 1 spasi atau satu setengah spasi dengan total halaman 2 lembar misalnya, bisa jadi setelah diedit dan dilayout oleh tim redaksi majalah, tulisan kita bisa disulap menjadi 4 hingga 6 halaman atau bahkan mungkin dipersingkat menjadi kurang dari naskah aslinya.  Jadi semuanya tergantung dari kebijakan tim redaksi majalah yang kita kirimi naskah artikel kita.  Biasanya, bila naskah artikel kita dimuat di suatu majalah kita akan diberikan edisi majalah yang memuat tentang tulisan kita secara gratis (disamping honor yang kita terima).  Namun jangan terlalu banyak berharap karena tidak semua media cetak mempunyai kebijakan seperti itu.  Bila tujuan kita menulis bukan untuk dimuat di majalah atau koran, melainkan untuk diterbitkan dalam bentuk buku, dari hasil obrolan dengan para penerbit, biasanya para penerbit memberikan royalti (hak cipta) yang dinilai dalam bentuk uang yang nominalnya biasanya sebesar 6% - 10% dari total penjualan / cetakan yang biasa dibayarkan setiap penerbit mencetak dan menerbitkan buku tulisan kita.  Ada penerbit yang sekali cetak bisa berani mencetak ratusan buku atau bahkan ada yang sekali cetak bisa sampai 1000 buku atau bahkan lebih.  Semua tergantung ke masing-masing penerbit.  Dalam komunikasi dengan penerbit, kita bisa berkomunikasi dengan telepon (untuk penerbit luar kota) atau mendatangi langsung ke alamat penerbit.  Sedangkan untuk pengiriman naskah karya tulis kita bisa lewat pos, lewat e-mail atau bahkan diserahkan langsung dengan dibawa sendiri ke penerbit.  Ada penerbit yang hanya meminta versi digital tulisan kita (dalam bentuk file Ms-Word atau RTF) yang disimpan di disket atau CD atau dikirim lewat e-mail, dan ada pula yang bahkan meminta baik versi digital tulisan kita (dalam bentuk file Ms-Word atau RTF yang disimpan di disket atau CD) maupun versi cetaknya (yang dicetak/di-print di kertas folio atau A4).  Semuanya tergantung dari kebijakan masing-masing penerbit.  Untuk itulah sebaiknya kita melakukan konfirmasi dan negosiasi dulu dengan penerbit tentang bentuk dan format naskah tulisan kita serta cara pengirimannya.

*  *  *

Tips Mengirim Naskah Artikel ke Media Massa

Sebagai penulis tentunya kita dituntut untuk selalu produktif dalam menghasilkan berbagai karya tulisan, baik itu yang berupa cerita fiksi, atau bahkan tulisan yang sifatnya informatif, seperti artikel mengenai cara berkebun, artikel resep masakan, maupun artikel mengenai segala hal yang berhubungan dengan teknologi, misalnya saja artikel tentang berbagai tips dan pembahasan mengenai software komputer terkini.  Ingatlah bahwa tulisan kita bisa "dijual" dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas.  Tentu kita tidak ingin bahwa tulisan dan naskah karya kita hanya menumpuk begitu saja di rumah, atau bahkan di hard disk komputer kita tanpa berdaya guna apa-apa.  Buat apa produktif kalau kita tidak bisa menghasilkan "uang", sesuatu yang bisa sekedar menjadi insentif bagi kita untuk terus berkarya.  Memang segala kegiatan tulis menulis tidak sepenuhnya harus melulu bersangkut paut dengan uang, namun tentunya sebagai penulis kita juga membutuhkan penghasilan untuk dapat terus "hidup" dan "eksis" melalui tulisan-tulisan kita.  Honor yang kita dapat dari menulis selanjutnya bisa kita gunakan untuk berbagai keperluan riset, misalnya, atau paling tidak untuk membiayai pengeluaran "perangko" atau  untuk membiayai "ongkos mengirim artikel melalui internet di warnet".  Oleh karena itulah, sedapat mungkin setiap naskah tulisan kita hendaknya berbobot, berkualitas dan bernilai "jual" sehingga bisa layak dimuat di berbagai media massa baik lingkup nasional maupun internasional.

Karena dewasa ini dunia internet sudah begitu akrab di kalangan para penulis dan banyak membantu dalam pengiriman naskah artikel dengan biaya yang lebih murah, cepat dan efisien, maka dalam artikel tips kali ini akan dimuat beberapa alamat e-mail redaksi media massa mulai dari surat kabar, tabloid hingga majalah.  Semoga alamat-alamat e-mail ini cukup berguna bagi para penulis yang ingin "mengadu nasib" mengirimkan naskah-naskah artikelnya.  Naskah artikel bisa dilampirkan sebagai file attachment (file lampiran) dalam e-mail yang kita kirim ke redaksi media massa.  Tentunya di e-mail yang kita kirim tersebut, sebaiknya kita berikan surat pengantar yang berisikan mengenai data pribadi kita, seperti nama, alamat, pendidikan terakhir penulis, minat dan spesialisasi penulis,  nomor telepon, alamat e-mail hingga nomor rekening bank untuk menampung honor dari media massa bila tulisan kita dimuat.  Biasanya kita baru akan menerima respon atau konfirmasi dimuat tidaknya karya tulis kita antara 1 hingga 2 bulan semenjak tanggal pengiriman naskah artikel.

Berikut ini disajikan beberapa alamat e-mail redaksi media massa (surat kabar, tabloid dan majalah baik dalam maupun luar negeri), semoga bisa membantu Anda yang ingin mengirimkan naskah karya tulisan  demi mengais rupiah atau bahkan dolar dan euro :

 

Surat Kabar "Berita Sore" (Indonesia) redaksi@beritasore.com

Surat Kabar "Medan Bisnis" (Indonesia) mdnbisnis@nusa.net.id

Surat Kabar "Mediator" (Indonesia) mediator@indosat.net.id

Surat Kabar "Portibi" (Indonesia) portibidnp@yahoo.com

Surat Kabar "Realitas" (Indonesia) info@realitasonline.com

Surat Kabar "Sinar Indonesia Baru" (Indonesia) redaksi@hariansib.com

Surat Kabar "Waspada" (Indonesia) waspada@indosat.net.id

Surat Kabar "Haluan" (Indonesia) ptranah@indosat.net.id

Surat Kabar "Singgalang" (Indonesia) tanbaro@indosat.net.id

Surat Kabar "Riau Mandiri" (Indonesia) mnnet@indosat.net.id

Surat Kabar "Sumatera Ekspres" (Indonesia) sumeks@plg.mega.net.id

Surat Kabar "Berita Kota" (Indonesia) berikot@vision.net.id

Surat Kabar "Bisnis Indonesia" (Indonesia) bisnis@bisnis.co.id

Surat Kabar "Seputar Indonesia" (Indonesia) redaksi@seputar-indonesia.com

Surat Kabar "Guojiri Bao" (Indonesia) Idnews@cbn.net.id

Surat Kabar "Harian Perdamaian / He Ping Ribao" (Indonesia) ynshibao@cbn.net.id

Surat Kabar "Indonesia Shang Bao" (Indonesia) indshangbao@shangbao.co.id

Surat Kabar "Lampu Merah" (Indonesia) redaksi-lamer@yahoo.com

Surat Kabar "Media Indonesia" (Indonesia) redaksi@mediaindonesia.co.id

Surat Kabar "Modal" (Indonesia) redaksi@modalonline.com

Surat Kabar "Pantura" (Indonesia) pantura@indosat.net.id

Surat Kabar "Pantau" (Indonesia) pantau@isai.or.id

Surat Kabar "Prospektif" (Indonesia) prospek@indosat.net.id

Surat Kabar "Republika" (Indonesia) sekredrep@hotmail.com

Surat Kabar "Suara Karya" (Indonesia) redaksi@suarakarya-online.com

Surat Kabar "Terbit" (Indonesia) terbit@indosat.net.id

Surat Kabar "The Jakarta Post" (Indonesia) jktpost2@cbn.net.id  ;  editorial@thejakartapost.com

Surat Kabar "Warta Kota" (Indonesia) warkot@indonesia.com

Surat Kabar "Metro Bandung" (Indonesia) metrobdg@rad.net.id

Surat Kabar "Pikiran Rakyat" (Indonesia) redaksi@pikiran-rakyat.com

Surat Kabar "Harian Banten" (Indonesia) hrnbtn@indo.net.id

Surat Kabar "Solo Pos" (Indonesia) solopos@bumi.net.id

Surat Kabar "Suara Merdeka" (Indonesia) redaksi@suaramer.famili.com ; kukrit@suaramerdeka.com

Surat Kabar "Wawasan" (Indonesia) wwsp10@indosat.net.id

Surat Kabar "Kedaulatan Rakyat" (Indonesia) redaksi@kr.co.id

Surat Kabar "Malang Pos" (Indonesia)   mpost03@yahoo.com

Surat Kabar "Jawa Pos" (Indonesia)  editor@jawapos.co.id  ;   indopos@jawapos.co.id 

Surat Kabar "Radar Bogor" (Indonesia) radar@bogor.indo.net.id

Surat Kabar "Radar Cirebon" (Indonesia) radarcbn@indosat.net.id

Surat Kabar "Radar Semarang" (Indonesia) radarsemarang@jawapos.co.id

Surat Kabar "Radar Sorong" (Indonesia) Pono_Srg@yahoo.com

Surat Kabar "Seputar Indonesia" (Indonesia) redaksi@seputar-indonesia.com ;

 marcomm@seputar-indonesia.com  ;  sindo_jatim@yahoo.co.id  ;  seputarindonesia@gmail.com

Surat Kabar "Suara Pembaruan" (Indonesia)  koransp@suarapembaruan.com

Surat Kabar "Kompas" (Indonesia)  kompas@kompas.com  ; opini@kompas.com  ; opini@kompas.co.id

Surat Kabar "Koran Tempo" (Indonesia) ktminggu@tempo.co.id  ;  koran@tempo.co.id

Surat Kabar "Pikiran Rakyat" (Indonesia) redaksi@pikiran-rakyat.com

Tabloid "Senior" (Indonesia)  redaksi@seniornews.co.id
Surat Kabar "Nusa" (Indonesia)
nusain@indo.net.id

Surat Kabar "Kupang Pos" (Indonesia) poskpg@kupang.wasantara.net

Surat Kabar "Banjarmasin Post" (Indonesia) bpost@indomedia.com

Surat Kabar "Indonesia Merdeka" (Indonesia) redakim@telkom.net

Surat Kabar "Pedoman Rakyat" (Indonesia) pedoman_rakyat@yahoo.com

Surat Kabar "Nyiur Post" (Indonesia) nyiur_post@yahoo.com

Surat Kabar "Cendrawasih Post" (Indonesia) cepos_jpr@yahoo.com

Surat Kabar "Sun Herald" (Australia)  sheditorial@mail.fairfax.com.au  ;  shletters@mail.fairfax.com.au

Majalah Teknologi (USA) letters@technologyreview.com

Majalah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi "Science" (USA)    www.submit2science.org

Majalah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi "NewScientist" (UK) enquiries@newscientist.com ;

opinion@newscientist.com   ;   news@newscientist.com  ;   emma.young@newscientist.com ;

 features@newscientist.com  ;  feedback@newscientist.com 

Majalah Ilmu Pengetahuan & Teknologi "Scientific American" (USA) info@sciam.com ; editor@sciam.com ;

letters@sciam.com  

Majalah teknologi komputer tablet (USA)  editor@PocketPCmag.com 

Majalah Komputer "PC World" (USA)  letters@pcworld.com

Majalah Komputer "Mac World" (USA)  letters@macworld.com 

Majalah Komputer "Mac World" (UK) davidf@macworld.co.uk

Majalah Komputer "Maximum PC" (USA) input@maximumpc.com   ;  editor@maximumpc.com 

Majalah Komputer "PC Gamer" (USA) editor@pcgamer.com

Majalah Komputer "CPU Magazine" (USA)  editor@cpumag.com

Majalah Komputer "PC Magazine" (USA)  pcmag@ziffdavis.com

Majalah Komputer "PC Today" (USA)  editor@pctoday.com 

Majalah Komputer "Smart Computing" (USA)  editor@smartcomputing.com

Majalah Komputer "Windows IT Pro" (USA)  letters@windowsitpro.com

Majalah Komputer "Web-User" (UK)  letters@web-user.co.uk

Majalah Komputer "PC World Australia" (Australia)  amanda_conroy@idg.com.au

Majalah Komputer "Mobile Magazine" (USA)  editor@mobilemg.com  ;  editors@mobilemagazine.com

Majalah Komputer "PC Media" (Indonesia)  redaksi@pcmedia.co.id

Majalah Komputer "CHIP" (Indonesia)  redaksi@chip.co.id

Majalah Komputer "Komputer Aktif" (Indonesia) komputeraktif@gramedia-majalah.com ;

surat-aktif@gramedia-majalah.com

Majalah Komputer "Info Komputer" (Indonesia)  redaksi@infokomputer.com

Majalah /  Tabloid Komputer "Tabloid PC Plus"  redaksi@tabloidpcplus.com  ;  naskah@tabloidpcplus.com

Tabloid Komputer "PC Mild" (Indonesia)  pcmild@pcmedia.co.id

Majalah Komputer "E Indonesia" (Indonesia) redaksi@majalaheindonesia.com

Majalah Televisi Satelit dan Antena Parabola "Tele-Satellite International" (Jerman)  

alex@TELE-satellite.com ; Wiesealex@TELE-satellite.com

Majalah Teknologi Satelit dan Telekomunikasi "Sat Magazine" (USA)   design@satnews.com

Majalah Fotografi "Popular Photo" (USA)  PopEditor@hfmus.com

Majalah Otomotif Mobil Balap "Race Car"  (USA)  racecar@ipcmedia.com

Majalah Sound Sistem Audio Video "Sound And Vision" (USA)  soundandvision@hfmus.com

Majalah HP dan Telekomunikasi "Australian Telecom" (Australia)   telecom@charlton.com.au

Tabloid Komputer "Komputek" (Indonesia)  komputek_redaksi@telkom.net

Majalah Telepon Genggam dan Elektronik "T3" (Indonesia)  t3@t3ind.com 

Majalah Komputer, HP, dan Elektronik "Hardware Magazine" (Indonesia)  info@id.hardwaremag.com

Majalah HP "MnS" (Indonesia)  MnS@jagatmedia.com  ; redaksi@jagatmedia.com

Majalah HP "Sinyal" (Indonesia) redaksi@majalahsinyal.com
Majalah Komputer dan Playstation "Hot Game"  (Indonesia)  hotgame@gramedia-majalah.com

Majalah Komputer dan Playstation "Game Station"  (Indonesia)  gamestation@megindo.net

Majalah Komputer dan Playstation "Digicom" (Indonesia)  redaksi@majalahdigicom.com

Majalah Animasi "Anima" (Indonesia)  anima@ultima-network.com 

Majalah Komik "Sequen" (Indonesia)  sequen@cbn.net.id

Majalah Komik Bali "Bog Bog" (Indonesia)  bogbog@dps.centrin.net.id

Majalah Resensi Film "Cine Mags" (Indonesia)  cinemags@bdg.centrin.net.id

Majalah Remaja "Hai" (Indonesia)  hai_magazine@gramedia-majalah.com

Majalah Remaja "Kawanku" (Indonesia) www.kawanku-online.com

Majalah Remaja "Lisa" (Indonesia) redaksilisa@lisa.co.id

Majalah Remaja "Gadis" (Indonesia) info@gadis-online.com ; surat-surat@gadis-online.com

Majalah Cerpen Remaja "Cerita Kita" (Indonesia)  ceritakita@indosat.net.id

Majalah Sastra "Horison" (Indonesia) horisonpuisi@centrin.net.id  ;  horisoncerpen@centrin.net.id  ;

horisonesai@centrin.net.id  ;  kakilangit@centrin.net.id  ;  horison@centrin.net.id 

Majalah Sepak Bola "Soccer" (Indonesia) soccer@gramedia-majalah.com
 Majalah Pendakian Gunung "Climber" (UK)  climbercomments@warnersgroup.co.uk

Majalah Pendakian Gunung (Italia) vivalda@vivalda.com   ;  redazione@vivalda.com

Majalah Sepeda "Cycling" (Indonesia)  cycling@jagatmedia.com

Majalah Mobil "Car And Driver" (USA) editors@caranddriver.com

Majalah Wisata Bali "My Bali Magazine" (Indonesia)  info@mybalimagazine.com 

Majalah Wisata Bali "Bali Bite"  (Indonesia)  info@balibite.com

Tabloid Flora Fauna "Agrobis" (Indonesia) agro_komplek@yahoo.com agro_redaksi@yahoo.com

Majalah  Flora Fauna "Flona" (Indonesia)  flona@gramedia-majalah.com

Majalah Flora Fauna "Trubus" (Indonesia) redaksi@trubus-online.com

Tabloid  "Agrina" (Indonesia)  tabloid_agrina@yahoo.com

Tabloid Wanita "Nurani" (Indonesia)  redaksinurani@yahoo.com

Majalah Wanita "Femina" (Indonesia)  kontak@femina-online.com  ;  redaksi@feminagroup.com

Veronica.Wahyuningsi@feminagroup.com ; Sitta.Sarmawati@feminagroup.com 

Majalah "Gratina" (Indonesia)  gratina@indosat.net.id

Tabloid Wanita "Nova" (Indonesia) nova@gramedia-majalah.com klubnova@gramedia-majalah.com

Tabloid Wanita "Nyata" (Indonesia) redaksi_nyata@yahoo.com

Majalah Wanita "Alia" (Indonesia)   majalah_alia@yahoo.com

Majalah Wanita "Chic" (Indonesia)  chic@gramedia-majalah.com

Majalah Wanita "Ayah Bunda" (Indonesia)  info@ayahbunda-online.com

Majalah Wanita "Noor" (Indonesia)  redaksi@noor.co.id

Majalah Wanita "Kartini" (Indonesia)  redaksi@kartinionline.com

Majalah Wanita "Cosmopolitan" (Indonesia)   redaksi@cosmopolitan.co.id

Majalah Wanita "Her World" (Indonesia) herworldind@cbn.net.id

Majalah Wanita "Editor's Choice" (Indonesia) redaksi_ec@erlangga.net  ;  maggie@erlangga.net
Majalah Wanita "Better Homes and Garden" (USA)   1716Locust@meredith.com

Majalah Wanita "Womans Day"  (USA)   womansday@hfmus.com

Majalah Kuliner "Menu Sehat" (Indonesia)  menusehat@gramedia-majalah.com

Majalah Kuliner "Sedap Sekejap" (Indonesia)  sedap-sekejap@gramedia-majalah.com

Majalah Alam Semesta "Nature" (USA)  editor@nature.com  ;  info@nature.com

Majalah Flora Fauna dan Pelestarian Alam  "Natur"  (Jerman)    redaktion@natur.de

Majalah Anjing "Your Dog" (UK)  sarahbpgroup@talk21.com  ;  emmabpgroup@talk21.com  ;

 cat.dog@talk21.com

Majalah Kucing "Your Cat" (UK)  suebpgroup@talk21.com  ;  elizabethbpgroup@talk21.com

Majalah Kucing "Cats" (USA)  info@catsmag.com

Majalah Anjing "Chiens Sans Laisse" (Perancis)  alain@sanslaisse.com  ;  isabelle@sanslaisse.com

Majalah Anjing, Kucing dan Hewan Peliharaan "Pets Vets and People" (Australia)

www.petsandvets.com.au

petsvets-editorial@powerup.com.au  ;  petsvets@powerup.com.au 

Majalah Berita "Tempo" (Indonesia)  red@tempo.co.id 

Majalah Berita "Berita Indonesia" (Indonesia)  redaksi@berindo.com

Majalah Berita "Garda" (Indonesia) garda@centrin.net.id

Majalah Berita "Gatra" (Indonesia) redaksi@gatra.com

Majalah Berita "Gamma" (Indonesia) gamma@gamma.co.id

Majalah Berita "Der Spiegel" (Jerman)  spiegel@spiegel.de

Majalah "Readers Digest Nederland" (Belanda)  sgroot@readersdigest.nl

Majalah "Readers Digest Denmark" (Denmark) redaktionen@detbedste.dk

Majalah "Readers Digest Kanada" (Kanada) editor@readersdigest.ca

Majalah "Readers Digest Amerika" (USA) editor@readersdigest.com  ; letters@readersdigest.com

Majalah "Readers Digest Asia" (Singapura) editor@readersdigest.com.sg ; letters@readersdigest.com.sg 

Majalah "Readers Digest Indonesia" (Indonesia) editor.rd@feminagroup.com

Majalah "Intisari" (Indonesia) intisari@gramedia-majalah.com

Majalah Astronomi "Centaurus" (Indonesia) redaksi@centaurusonline.com  ;

centaurus@centaurusonline.com  ;  info@centaurusonline.com

Majalah Desain Grafis "Concept" (Indonesia)   concept@indosat.net.id

Majalah Bisnis dan Ekonomi Asia "Singapore Business Review" (Singapura)

 sbreditorial@charltonmedia.com  ;  liyana@charltonmedia.com 

 

 

Sebenarnya masih banyak lagi alamat e-mail berbagai media massa yang bisa dijumpai di internet, dan bila Anda masih kurang puas dan ingin mencari lebih banyak lagi alamat e-mail berbagai media massa di seluruh dunia, Anda bisa mencarinya melalui www.google.com atau www.yahoo.com

     

Bila Anda mempunyai alamat-alamat e-mail terbaru dari majalah-majalah atau surat kabar baik yang berada di Indonesia maupun yang berada di luar negeri, Anda bisa membaginya bersama kami dengan mengirimkan informasi mengenai berbagai alamat e-mail media massa terbaru (diketik dan dikirim lewat e-mail) ke alamat e-mail Forum Penulis Kota Malang forum_penulis_kota_malang@yahoo.com .  Informasi Anda tentu akan sangat berguna dan membantu sesama penulis di tanah air.  Kami nantikan partisipasi Anda.

 

Demikian beberapa tips yang mungkin bisa berguna dan menjadi pedoman bagi para calon penulis yang ingin menekuni bidang tulis menulis.  Penulis sadar bahwa penulis yang masih pemula ini tentu tidak ada apa-apanya dengan mungkin beberapa penulis senior yang mungkin lebih banyak berpengalaman.  Semoga tulisan ini bisa menjadi awal yang baik bagi para penulis senior agar mau juga berbagi ilmu dan pengalaman dengan Forum Penulis Kota  Malang ini.

 

 

Ditulis oleh :
Admin Forum Penulis Kota Malang

 

 

 

Kumpulan Artikel dan Info :
Majalah Digital FPKM

Links :
1. Alamat situs penting
2. Link perpustakaan digital

3. Media Surat Kabar

4. Media Majalah

5. Alamat Penerbit Buku

6. Alamat Email Media Massa

 

Interaksi :

1. Mailing list

2. Blog

3. Kirim E-mail ke FPKM

4. Webmaster

 

 

 


Kunjungi selalu situs resmi Forum Penulis Kota Malang
 
Website : http://komunitaspenulisfpkm.tripod.com/index.html

Jangan lupa untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan mengirimkan artikel, saran atau informasi lewat email.

E-mail :  forum_penulis_kota_malang@yahoo.com

Terima kasih kepada rekan-rekan semua atas saran dan dukungannya

 


Copyright © Forum Penulis Kota Malang® 2007 - Maju Terus untuk Berkreasi dan Berinovasi